Close Menu
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
  • MASUK
  • Casino
  • Bola Tangkas
  • Slot
  • Togel
    • Keluaran Togel Hari Ini
  • Olahraga
    •  Piala Dunia 2026
Bonanza88
Home - Olahraga - Preview Italia vs Belgia: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

Preview Italia vs Belgia: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

  • September 25, 2026
Italia vs Belgia

Italia vs Belgia membuka perjalanan kedua tim pada matchday pertama Grup 1 Liga A UEFA Nations League 2026/27 di Roma. Laga ini juga menandai awal periode baru bagi Roberto Mancini dan Mark van Bommel bersama tim nasional masing-masing.

Laga Italia vs Belgia dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico pada Jumat malam waktu setempat, 25 September 2026, atau Sabtu, 26 September pukul 01.45 WIB. UEFA Nations League menempatkan keduanya satu grup bersama Prancis dan Turki dalam persaingan menuju perempat final.

Italia memasuki UEFA Nations League setelah musim panas tanpa tampil di Piala Dunia 2026, sementara Belgia mencapai perempat final sebelum dihentikan Spanyol. Latar tersebut membuat Italia vs Belgia menjadi pertandingan pertama yang memperlihatkan arah baru kedua tim setelah pergantian pelatih.

Roberto Mancini kembali menangani Italia dengan sejumlah wajah baru, sedangkan Mark van Bommel memulai pekerjaan pertamanya sebagai pelatih tim nasional bersama Belgia. Italia vs Belgia tidak hanya menjadi laga pembuka, tetapi juga ujian awal terhadap struktur permainan baru.

Italia vs Belgia di UEFA Nations League: Dua Tim Memulai Era Baru

Italia vs Belgia pada UEFA Nations League mempertemukan dua tim yang sama-sama menjalani fase penataan ulang setelah agenda besar sebelumnya. Italia mencoba menggabungkan pemain berpengalaman dengan generasi baru, sedangkan Belgia mulai membangun komposisi berbeda setelah perubahan pelatih pasca-Piala Dunia 2026.

Italia menutup dua pertandingan internasional terakhir pada Juni dengan kemenangan 1-0 atas Luksemburg dan Yunani melalui gol Francesco Pio Esposito. Catatan itu penting menjelang Italia vs Belgia karena beberapa pemain muda dari periode tersebut kembali dipertahankan dalam skuad September.

Belgia datang ke UEFA Nations League setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2026 dan kalah 1-2 dari Spanyol, seusai melewati Amerika Serikat pada babak sebelumnya. Perjalanan tersebut memperlihatkan pengalaman kompetitif Belgia tetap kuat meski komposisi dan staf pelatih kini berubah.

Pertandingan Italia vs Belgia memiliki arti statistik karena kedua negara sudah bertemu 26 kali sebelum laga ini, dengan Italia mencatat 17 kemenangan. Belgia memiliki empat kemenangan dan lima hasil imbang, sehingga riwayat pertemuan menyediakan konteks tanpa menentukan jalannya laga terbaru.

Prediksi Susunan Pemain Italia vs Belgia

Italia diperkirakan menggunakan 4-3-3 pada Italia vs Belgia dengan Gianluigi Donnarumma menjaga gawang dan Giovanni Di Lorenzo mengisi sisi kanan pertahanan. Gianluca Mancini serta Diego Coppola berpeluang menjadi duet bek tengah, sementara Riccardo Calafiori menempati sisi kiri.

Alessandro Bastoni tidak dapat dimainkan karena skorsing setelah kartu merah pada play-off Piala Dunia melawan Bosnia dan Herzegovina, sehingga pilihan bek tengah berubah. Giorgio Scalvini tersedia, tetapi pembaruan terakhir menyebut kondisinya belum ideal untuk menjadi starter di UEFA Nations League.

Lini tengah Italia diperkirakan diisi Nicolò Barella, Alessandro Romano, dan Sandro Tonali, dengan Romano berpeluang menjalani debut senior pada Italia vs Belgia. Kombinasi tersebut menyediakan distribusi, mobilitas, dan kemampuan menekan yang dibutuhkan dalam struktur 4-3-3 racikan Roberto Mancini.

Di lini depan, Nicolò Cambiaghi diperkirakan bergerak dari kanan, Francesco Pio Esposito menjadi penyerang tengah, dan Moise Kean mengisi sisi kiri. UEFA Nations League menjadi kesempatan pertama Mancini menguji kombinasi tersebut dalam pertandingan kompetitif sejak kembali memimpin Italia.

Prediksi Susunan Pemain Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Gianluca Mancini, Diego Coppola, Riccardo Calafiori; Nicolò Barella, Alessandro Romano, Sandro Tonali; Nicolò Cambiaghi, Francesco Pio Esposito, Moise Kean.

Belgia juga diperkirakan memakai 4-3-3 pada Italia vs Belgia dengan Senne Lammens sebagai penjaga gawang, menggantikan absennya Thibaut Courtois dari skuad. Timothy Castagne, Brandon Mechele, Nathan Ngoy, dan Maxim De Cuyper menjadi susunan pertahanan yang paling mungkin digunakan.

Mark van Bommel memiliki pilihan kuat di lini tengah karena Romeo Lavia, Kevin De Bruyne, dan Youri Tielemans diperkirakan bermain bersama pada UEFA Nations League. Ketiganya menawarkan karakter berbeda dalam penguasaan, progresi bola, serta pengaturan tempo ketika Belgia membangun serangan.

Dodi Lukebakio diperkirakan mengisi sayap kanan, Charles De Ketelaere berada di tengah, dan Mika Godts menempati sisi kiri dalam Italia vs Belgia. Romelu Lukaku tetap tersedia, tetapi menit bermainnya masih perlu dikelola setelah periode kebugaran yang tidak sepenuhnya stabil.

Prediksi Susunan Pemain Belgia (4-3-3): Senne Lammens; Timothy Castagne, Brandon Mechele, Nathan Ngoy, Maxim De Cuyper; Romeo Lavia, Kevin De Bruyne, Youri Tielemans; Dodi Lukebakio, Charles De Ketelaere, Mika Godts.

Pemain Absen Italia vs Belgia di UEFA Nations League

Italia kehilangan Alessandro Bastoni karena skorsing, sedangkan Federico Dimarco dan Bryan Cristante menarik diri akibat masalah kebugaran menjelang Italia vs Belgia. Matteo Ruggeri dan Samuele Ricci kemudian masuk sebagai pengganti untuk menjaga kedalaman pilihan Roberto Mancini di UEFA Nations League.

Belgia tidak membawa Leandro Trossard ke Roma karena cedera tumit, sementara Jérémy Doku dan Amadou Onana juga tidak tersedia akibat masalah fisik. Thibaut Courtois tidak masuk skuad, sedangkan Mike Penders juga tidak melakukan perjalanan untuk pertandingan UEFA Nations League ini.

TimPemainStatus
ItaliaAlessandro BastoniSkorsing setelah kartu merah vs Bosnia dan Herzegovina
ItaliaFederico DimarcoCedera, mundur dari skuad
ItaliaBryan CristanteCedera, mundur dari skuad
BelgiaLeandro TrossardCedera tumit, tidak ikut ke Roma
BelgiaJérémy DokuMasalah kebugaran/cedera, absen
BelgiaAmadou OnanaCedera, absen
BelgiaThibaut CourtoisTidak masuk skuad
BelgiaMike PendersTidak ikut perjalanan ke Italia

Tidak ada akumulasi kartu kuning yang menjadi faktor utama bagi kedua tim pada matchday pertama UEFA Nations League karena kompetisi baru dimulai. Untuk Italia vs Belgia, perhatian disiplin terutama tertuju pada skorsing Bastoni dari pertandingan kompetitif Italia sebelumnya.

5 Pertandingan Terakhir Italia

Italia mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir jika adu penalti melawan Bosnia dicatat sebagai kekalahan. Menjelang Italia vs Belgia, rangkaian tersebut mencakup laga kualifikasi Piala Dunia serta dua pertandingan persahabatan pada Juni 2026.

Kemenangan atas Luksemburg dan Yunani sama-sama berakhir 1-0, dengan Francesco Pio Esposito mencetak gol penentu dalam kedua pertandingan. Sebelumnya, Italia tersingkir dari play-off Piala Dunia setelah imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina lalu kalah melalui adu penalti.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
7 Juni 2026Yunani vs ItaliaPersahabatan0-1
3 Juni 2026Luksemburg vs ItaliaPersahabatan0-1
31 Maret 2026Bosnia dan Herzegovina vs ItaliaPlay-off Kualifikasi Piala Dunia1-1, Italia kalah 1-4 adu penalti
26 Maret 2026Italia vs Irlandia UtaraPlay-off Kualifikasi Piala Dunia2-0
16 November 2025Italia vs NorwegiaKualifikasi Piala Dunia1-4

Italia juga mengalahkan Irlandia Utara 2-0 pada semifinal play-off, sedangkan pertandingan kompetitif sebelumnya berakhir dengan kekalahan 1-4 dari Norwegia. Catatan tersebut memperlihatkan perubahan konteks yang besar sebelum Italia vs Belgia dan dimulainya UEFA Nations League 2026/27.

5 Pertandingan Terakhir Belgia

Belgia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir sebelum Italia vs Belgia, semuanya terjadi di Piala Dunia 2026. Rangkaian tersebut membawa Belgia dari fase grup hingga perempat final sebelum periode baru Mark van Bommel.

Belgia menahan Iran 0-0, kemudian menang 5-1 atas Selandia Baru sebelum melewati Senegal 3-2 setelah perpanjangan waktu. Mereka selanjutnya mengalahkan Amerika Serikat 4-1, lalu perjalanan Piala Dunia berakhir setelah kalah 1-2 dari Spanyol pada perempat final.

TanggalPertandinganKompetisiHasil
10 Juli 2026Spanyol vs BelgiaPiala Dunia, Perempat Final2-1
7 Juli 2026Amerika Serikat vs BelgiaPiala Dunia, Babak 16 Besar1-4
1 Juli 2026Belgia vs SenegalPiala Dunia, Babak 32 Besar3-2 setelah perpanjangan waktu
27 Juni 2026Selandia Baru vs BelgiaPiala Dunia, Fase Grup1-5
21 Juni 2026Belgia vs IranPiala Dunia, Fase Grup0-0

Lima pertandingan tersebut memperlihatkan Belgia menghadapi variasi lawan dan situasi turnamen sebelum beralih ke UEFA Nations League. Italia vs Belgia akan menjadi pertandingan pertama mereka sejak Piala Dunia, sekaligus laga kompetitif pertama di bawah arahan Mark van Bommel.

Head to Head Italia vs Belgia

Head to head Italia vs Belgia menunjukkan Italia tidak kalah dalam lima pertemuan terakhir sejak kekalahan pada laga persahabatan 2015. Dalam periode itu, Italia mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang pada ajang Euro serta UEFA Nations League.

Pertemuan terbaru berlangsung pada 14 November 2024 di Brussels ketika Italia menang 1-0 dalam UEFA Nations League melalui gol Sandro Tonali. Sebulan sebelumnya di Roma, Italia vs Belgia berakhir 2-2 setelah kedua tim berbagi momentum dalam pertandingan fase grup.

Head to Head Italia vs Belgia

TanggalPertandinganKompetisiSkor
14 November 2024Belgia vs ItaliaUEFA Nations League0-1
10 Oktober 2024Italia vs BelgiaUEFA Nations League2-2
10 Oktober 2021Italia vs BelgiaUEFA Nations League2-1
2 Juli 2021Belgia vs ItaliaEuro 20201-2
13 November 2015Belgia vs ItaliaPersahabatan3-1

Italia juga menang 2-1 pada perebutan tempat ketiga UEFA Nations League 2021 dan mencatat skor sama atas Belgia di perempat final Euro 2020. Belgia terakhir mengalahkan Italia pada November 2015 dengan skor 3-1 dalam pertandingan persahabatan di Brussels.

Player to Watch Italia: Francesco Pio Esposito

Francesco Pio Esposito menjadi Player to Watch Italia untuk Italia vs Belgia karena penyerang Inter itu berperan besar dalam regenerasi lini depan. Ia mencetak gol kemenangan atas Luksemburg dan Yunani pada Juni, kemudian diproyeksikan sebagai penyerang di UEFA Nations League.

Pio Esposito telah mengoleksi lima gol dari sembilan penampilan senior bersama Italia sebelum pertandingan ini, sebuah catatan penting untuk pemain berusia 21 tahun. Pergerakannya sebagai titik serang dapat dikombinasikan dengan kecepatan Cambiaghi dan fleksibilitas Kean di kedua sisi.

Dalam Italia vs Belgia, peran Esposito tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian akhir, tetapi juga kemampuan menerima bola ketika Italia membangun serangan vertikal. UEFA Nations League memberi Mancini ruang untuk menilai bagaimana penyerang mudanya terhubung dengan Barella, Romano, dan Tonali.

Player to Watch Belgia: Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne menjadi Player to Watch Belgia pada Italia vs Belgia karena perannya tetap sentral di tengah perubahan generasi tim nasional. Gelandang Napoli itu sudah mengoleksi 124 penampilan internasional dan masih menegaskan komitmennya memperkuat Belgia selama kondisi fisiknya mendukung.

Dalam struktur Mark van Bommel, De Bruyne dapat ditempatkan sebagai gelandang yang bergerak maju dari tiga pemain tengah pada UEFA Nations League. Distribusi bola, umpan progresif, dan kemampuannya masuk ke area antarlini memberi Belgia jalur berbeda ketika menghadapi tekanan Italia.

Kehadiran Youri Tielemans dan Romeo Lavia memungkinkan De Bruyne memiliki kebebasan lebih besar dalam fase menyerang pada Italia vs Belgia. Belgia juga mempunyai De Ketelaere, Lukebakio, Godts, dan Lukaku sebagai penerima umpan dengan profil pergerakan yang berbeda.

Analisis Taktik Italia vs Belgia di UEFA Nations League

Italia diperkirakan menggunakan 4-3-3 dengan fokus menjaga jarak antarlini, mengalirkan bola melalui tiga gelandang, serta menekan setelah kehilangan penguasaan. Dalam Italia vs Belgia, posisi Barella dan Tonali dapat menentukan seberapa cepat Italia memindahkan permainan dari tengah menuju sisi lapangan.

Alessandro Romano berpotensi bertugas sebagai penghubung di depan lini belakang, sedangkan Calafiori dan Di Lorenzo menyediakan lebar dari posisi bek. UEFA Nations League menjadi ujian awal terhadap keseimbangan struktur tersebut ketika Italia menghadapi gelandang Belgia yang berpengalaman mengelola tempo.

Belgia juga dapat membangun serangan melalui 4-3-3, tetapi De Bruyne memberi fleksibilitas karena mampu bergerak mendekati penyerang atau turun menerima bola. Italia vs Belgia karena itu dapat menghadirkan duel ruang di lini tengah antara unit Barella-Romano-Tonali dan Lavia-De Bruyne-Tielemans.

Pada fase tanpa bola, kedua tim perlu mengawasi area di belakang bek sayap karena mereka memiliki pemain yang mampu menyerang ruang dari sisi luar. Italia vs Belgia juga dapat dipengaruhi kualitas transisi tanpa bergantung pada dominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan.

Jadwal Italia vs Belgia di UEFA Nations League 2026/27

Italia vs Belgia dimainkan di Stadio Olimpico, Roma, pada 25 September 2026 pukul 20.45 waktu setempat atau 26 September pukul 01.45 WIB. UEFA Nations League menunjuk Daniel Siebert dari Jerman sebagai wasit utama untuk matchday pertama Grup 1 Liga A.

Jan Seidel dan Rafael Foltyn bertugas sebagai asisten wasit, dengan Sascha Stegemann menjadi ofisial keempat dalam Italia vs Belgia. Bastian Dankert ditunjuk sebagai VAR dan Pascal Müller menjadi asisten VAR untuk pertandingan pembuka UEFA Nations League tersebut.

Detail PertandinganKeterangan
PertandinganItalia vs Belgia
KompetisiUEFA Nations League 2026/27
LigaLiga A
GrupGrup 1
Matchday1
Tanggal WIBSabtu, 26 September 2026
Kick-off01.45 WIB
StadionStadio Olimpico
KotaRoma, Italia
WasitDaniel Siebert
VARBastian Dankert

Italia dan Belgia memulai Grup 1 dari nol poin karena pertandingan ini merupakan matchday pertama, sementara Prancis serta Turki berada dalam grup yang sama. Dua tim teratas nantinya melaju ke perempat final UEFA Nations League setelah seluruh fase grup selesai.

Bagi Italia, pertandingan ini menjadi laga ke-900 dalam sejarah tim nasional dan sekaligus awal periode kedua Roberto Mancini sebagai pelatih. Bagi Belgia, Italia vs Belgia merupakan pertandingan pertama Mark van Bommel setelah menggantikan Rudi Garcia seusai Piala Dunia 2026.

Italia vs Belgia

Preview Italia vs Belgia: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

25 Sep 2026
Vietnam vs Filipina

Preview Vietnam vs Filipina: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

25 Sep 2026
Pakistan vs Thailand

Preview Pakistan vs Thailand: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, dan Jadwal Pertandingan

25 Sep 2026
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Responsible Gambling
© 2026 Bonanza88. ▲

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.